CIMAHI – TEKAD BANGSA- Suasana haru menyelimuti Haflah Ikhtitam Tahfidz Quran SMA IT Fithrah Insani pada Jumat, 8 Mei 2026. Ketua DPRD Kota Cimahi hadir memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi perjuangan para siswa penghafal Al-Qur’an.
Kegiatan ini dihadiri para alim ulama, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, guru, wali siswa, dan civitas akademika SMA IT Fithrah Insani. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan acara pelepasan siswa penghafal Al-Qur’an.
Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswa. Ia menyebut perjalanan menghafal Al-Qur’an sebagai proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati.
“Hari ini mungkin menjadi salah satu hari yang paling menggetarkan hati. Kami menyaksikan anak-anak berdiri membawa hafalan ayat-ayat Allah setelah melewati perjalanan yang tidak mudah,” ungkapnya.
Ia menggambarkan betapa beratnya perjuangan yang dilalui para siswa. Di balik hafalan yang kini mereka bawa, tersimpan lelah, air mata, dan perjuangan melawan rasa ingin menyerah.
“Ada lelah yang mereka sembunyikan, ada air mata saat muroja’ah, ada rasa ingin menyerah yang diam-diam mereka lawan sendiri,” katanya di hadapan wali murid.
Ketua DPRD juga menyampaikan isi hati para orang tua. Bagi mereka, menjadi penjaga Al-Qur’an adalah cita-cita tertinggi yang melebihi segala bentuk prestasi dunia.
“Kami tidak ingin anak-anak menjadi yang paling hebat untuk dipuji manusia. Kami hanya ingin kelak ada tangan kecil yang menarik kami menuju surga Allah,” tuturnya.
Ia berpesan agar para siswa menjadikan Haflah Ikhtitam sebagai awal tanggung jawab baru. Menjaga hafalan dan menjaga hubungan dengan Al-Qur’an harus terus diupayakan.
“Banyak orang mampu menghafal, tetapi tidak semua mampu menjaga cintanya kepada Al-Qur’an,” pesannya dengan tegas.
Menurutnya, Al-Qur’an adalah pedoman yang akan menuntun manusia dalam kondisi apapun. Ia mengajak siswa menjadikan Al-Qur’an sebagai tempat kembali ketika menghadapi kesulitan hidup.
Di penghujung sambutan, ia mengapresiasi para guru dan menyampaikan rasa bangga kepada putranya, M. Daffa Mujahid, yang turut diwisuda. Ia menutup dengan doa agar para siswa menjadi cahaya bagi keluarga dan umat.
