Cimahi-TEKAD BANGSA- Maria Fitriana, didampingi Asisten Administrasi Umum, Mochamad Ronny, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Siti Fatonah beserta jajaran menyampaikan bahwa kehadiran ASN Kota Cimahi mencapai 97,30 persen. Angka ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang relatif tinggi pada hari pertama kerja.
Monitoring dilaksanakan dengan berkeliling ke sejumlah perangkat daerah, meliputi dinas-dinas strategis serta gedung perkantoran utama. Selain memantau kehadiran, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan dan jajaran pegawai pasca libur panjang.
“Alhamdulillah kehadiran sekitar 97,30 persen,” tutur Ronny. Adapun pegawai yang tidak hadir pada hari tersebut sebagian besar memiliki keterangan yang sah, seperti cuti dan kondisi sakit. Namun demikian, pada kegiatan ini, ditemui sementara terdapat dua ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. Kasus ini langsung menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui penelusuran lebih lanjut.
Ronny menegaskan bahwa ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas merupakan pelanggaran disiplin yang tidak dapat ditoleransi. Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Kalau tanpa keterangan, dan nanti setelah dicek benar tanpa keterangan, konsekuensinya ke masalah disiplin pegawai,” tegasnya.
Sanksi yang dapat diberikan bervariasi, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat, tergantung pada tingkat pelanggaran dan durasi ketidakhadiran. Selain itu, pelanggaran juga berpotensi berdampak pada penempatan atau karier ASN yang bersangkutan.
Monitoring ini tidak semata-mata berfokus pada aspek kehadiran, tetapi juga untuk memastikan kesiapan kerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah menekankan pentingnya profesionalisme dan komitmen ASN untuk segera kembali ke ritme kerja normal setelah libur panjang.
Dalam kesempatan yang sama, juga disampaikan bahwa seluruh perangkat daerah telah siap kembali menjalankan tugas dan fungsi pelayanan. “Intinya silaturahmi sambil mengecek kehadiran di tiap-tiap perangkat daerah,” ungkap Ronny.***
