Cimahi -TEKAD BANGSA- Sekolah Lansia Tangguh adalah program pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan produktivitas lanjut usia, mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, senam, edukasi kesehatan/psikologis, keterampilan ekonomis, dan kegiatan spiritual.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup penduduk lanjut usia DP3AP2KB Kota Cimahi terus mengembangkan program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) menyasar lansia yang masih memiliki keluarga dan tergabung dalam Bina Keluarga Lansia (BKL), hal tersebut di sampaiak dr. Fitriani Manan, MKM Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Cimahi, Selasa 3 Februari 2026.
Lebih lanjut Fitriani Manan menyampaikan bahwa selantang bertujuan mendorong lansia tetap aktif bersosialisasi agar terhindar dari risiko kepikunan dan keterasingan sosial.
“Mewujudkan kita wujudkan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) guna mengurangi risiko kepikunan, keterasingan sosial, serta meningkatkan angka harapan hidup berkualitas,” ungkapnya.
Melalui berbagai aktivitas, lansia tidak hanya dibekali edukasi kesehatan, tetapi juga pelatihan keterampilan yang bernilai ekonomi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjaga kemandirian lansia sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Diakuinya, saat ini, Sekolah Lansia Tangguh di Kota Cimahi masih bersifat percontohan karena keterbatasan sumber daya manusia. Tercatat, terdapat empat sekolah lansia yang telah berjalan, yakni di Budi Luhur, Pasirkaliki, Cigugur (Mawar Merah), dan Cimahi Utara (KTM Ceria).
Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, antara lain Puskesmas untuk layanan kesehatan dan PUSPAGA untuk pendampingan psikologis.
Selain edukasi kesehatan, kegiatan seperti senam bersama dan diskusi kelompok dinilai efektif menjaga kebugaran fisik dan mental lansia.
Fitriani menegaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh bukanlah panti jompo, melainkan program pemberdayaan berbasis masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan lansia yang tangguh, produktif, serta tetap bahagia bersama keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ucapnya. (***)
